Martabak Manis

Martabak manis itu nama lainnya ada kue terang bulan atau disebut juga martabak bangka. Nah, saya sendiri gatau dari mana asalnya (mungkin dari Bangka kah?) tapi ini cemilan favorit yang gampang banget ditemuin di pinggir jalan di kota-kota besar di Indonesia. Bikinnya pun ga terlalu susah cuman mesti hati-hati buat setelan panas apinya karena gak boleh menengah ke atas bisa-bisa kulit martabaknya terlalu keras atau bahkan gosong. Dan satu lagi nih, sebelum adonan martabaknya dituangkan ke wajan, wajan tersebut harus betul-betul sudah panas terlebih dahulu kalo ga, kita masukin adonan sebelum panas banget nanti kulitnya keras (udah berapa kali daku begini karena ga sabaraaannn. hahahaha)

martabak01

Bahan adonan martabak:
2 butir telor
3sdm gula pasir
1sdt garam
1sdt vanila extrak
300 ml susu sapi segar (atau bisa diganti dengan susu bubuk dan ditambahin 300ml air)
250 gr tepung terigu
1sdt baking soda (dimasukan menjelang tahap akhir)

toping:
mentega (wajib) dan lainnya (bisa coklat atau keju, sesuai selera aja lah)

 

 

CARA MEMBUATNYA

Pertama-tama, telor yang tersedia dikocok terlebih dahulu. Ga usah dipisah kuning ama putihnya. Biarkan mereka bersama sehidup semati tercampur rata.

martabak02

Dalam sebuah wadah campur tepung, garam, dan gula. Aduk hingga merata lalu masukan telor yang sudah dikocok tadi diikuti dengan campurkan vanilla kemudian. Sebenarnya penambahan vanilla itu sesuai selera saja, bisa diganti dengan ekstrak pandan, atau santan.
Setelah tercampur rata, masukkan susu lalu aduk sampai tidak ada gumpalan-gumpalan dalam adonan. Perlu diperhatikan bahwa adonan tidak boleh terlalu kental maupun terlalu encer. Jika adonan terlalu kental maka adonan dipastikan tidak jadi martabak yang sesungguhnya karena nanti akan keras dan sulit muncul gelembung-gelembung khas martabak kayak bolong-bolong di badannya spongebob. Encer sedikit bolehlah.

martabak03

Setelah dirasa adonan tercampur rata, diamkan selama 1 jam dan tutup wadah bisa dengan menggunakan penutup apapun termasuk kain kecuali kain kafan. Spanduk sisa juga boleh.

martabak04

Setelah 1 jam didiamkan, masukkan soda kue lalu aduk hingga rata dan soda kue bereaksi. Tanda-tanda soda kue telah bereaksi adalah ketika diaduk akan terlihat gelembung-gelembung di dalam adonan. Cukup berbeda dengan adonan sebelum dimasukkan soda kue. Bisa dicoba lagi  ngaduk-ngaduk adonan terus ketawa-ketawa ala nenek lampir, siapa tahu gelembungnya makin menjadi-jadi. Kalau nggak mungkin ketawanya kurang gila 😛 hehehehe

martabak05

Panaskan wajan dengan api kecil-sedang hingga wajan panas. Jika belum panas JANGAN masukan adonan ke dalam wajan. Cara mudah mengecek wajan telah panas yaitu disentuh dan diraba. Kalau belum panas, ya Anda beruntung, kalau udah panas… hmmm.. atau cara gampangnya adalah dengan memercikan air ke wajan. Jika percikan air dengan cepat segera menghilang, wajan dipastikan telah panas. Kalo belum panas, coba dimarahin wajannya biar cepet ‘panas’. Lalu masukan adonan ke dalam wajan panas anti lengket hingga terdengar bunyi “cessss” ketika menuang adonan ke dalam wajan. Bunyi ‘ceesss’ itu salah satu pertanda yang sangat oke sekali. Lalu oleskan pinggir wajan dengan adonan martabak seperti pada gambar. Sepertinya gw bikin begitu biar artistik aja, klo yang bener mah wajannya diangkat terus dimiring-miringin diputer-puter. HAHAHA.. Lalu masak dengan api yang sangat kecil.

martabak06

Ketika sedang memasak adonan, akan muncul gelembung-gelembung yang menandakan adonan merupakan hasil yang sangat baik. Lalu tutup wajan hingga adonan martabak matang.

Jika sudah terasa matang dan gelembung-gelembung telah menjadi lubang-lubang, oleskan mentega (semakin banyak semakin bagus.. ciiiyuuuussss…) ketika masih panas. Pindahkan martabak ke wadah saji lalu potong martabak menjadi dua bagian terlebih dahulu sebelum ditaburi toping. Taburi martabak dengan toping sesuai selera lalu tutup satu bagian dengan bagian lainnya dan potong sesuai selera. Tadddaaa… Sajikan martabak!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s